Wednesday, November 29, 2006

dari dalam gua

laporan sementara dari dalam gua:
dermatitisku kambuh. OMG gatal sekaliiii....barusan dari dokter
kereta terlambat 3 jam....jadi baru sampe rumah tanggal 28 November jam 12.00..pas aku berubah jadi labu (another version of cinderella)
satu kancing kebaya lepas, jadi harus dibawa lagi ke penjahit
nekat ke warnet demi bantuin adik cari data (ain't i'm a good sista?)

ke penjahit dulu yaaaa....bubayyy

Monday, November 27, 2006

masuk gua

18 Juni 2005, pesan pertama Fath di Friendster
5 November 2005, ketemu Fath untuk pertama kali
19 November 2005, nonton final Copa Dji Sam Soe di Senayan dan dikenalkan pada Nia, yang kemudian jadi adik iparku
25 November 2005, posting pertama di blog ini *info ga penting*
26 November 2005, Fath melamar di Platinum Plaza Semanggi, usai jalan-jalan ke pameran kerajinan di JCC
28 November 2005, aku menjawab YA
11 Maret 2006, met his parents father
31 Maret 2006, lamaran ke ortu-ku. suguhan: pisang goreng ^_^
28 November 2006, besok. setahun niiiiy
1 Desember 2006, insyaallah nikah

funny what a year can be

pamit dulu yaaa......maaf yang punya blog lagi ada urusan puenting di kampung halaman sono. jadi ndak bisa apdet dulu. mohon doa restunya supaya perjalanan kami ke depan diberkahi Allah SWT. buwat yang mau kasih kado atau pun angpao, juga ngga dilarang *kidding*

da da......

*masih pegel abis pindahan rumah*

ps: Happy 1st n last anniversary Cinta...tahun depan kan anniversary-nya beda lagi ^_^

Saturday, November 25, 2006

a-year-blogging

to celebrate a-year-blogging.

dikutip dari kompas.

Sementara itu Presiden Susilo BambangYudhoyono prihatin dan berbela sungkawa atas tewasnya para penjaga tanggul penahan luapan lumpur panas PT Lapindo Brantas Inc. Setelah mendapat laporan dari lapangan yang dipimpin Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro, Presiden mengkategorikan semburan lumpur panas itu sebagai disaster (bencana).

"Bapak Presiden menyampaikan ini (semburan lumpur panas) sudah merupakan suatu disaster (bencana). Ya, ini jadi sudah disaster, jadi negara harus mulai ikut memikirkan ini," ujar Purnomo dalam jumpa pers seusai rapat di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (23/11).

kenapa baru sekarang Pak? setelah ribuan orang kehilangan kehidupan mereka. harus mulai memikirkan? jadi selama ini mereka tidak dipikirkan? ya ya ya....sekarang aku tahu kenapa penanganan lumpur ini kalah dibanding penanganan gempa Yogya. ah sudahlah, penanganan gempa Yogya dan tsunami Aceh saja ga beres kok.

Kedua, mempercepat pembuangan lumpur ke Sungai Porong mengingat sebentar lagi musim hujan. Untuk ini perlu langkah-langkah pengamanan agar lumpur tetap jalan dan mengalir ke muara Sungai Porong.
maaf, tapi apa ga ada satu pun staf pemerintah yang nonton TV? lumpur itu nyaris tak bisa disedot. mesinnya ga kuat. mari berprasangka baik dengan menganggap bahwa pemerintah akan menyuplai sekian ribu ember sebagai gantinya. semoga lumpur itu bisa terbawa arus dan terurai tanpa menyebabkan kerusakan. ga kebayang kalau usai banjir lumpur, datang banjir bandang.
Presiden minta agar para ahli waris korban diberi santunan. Mengenai itu Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Aburizal Bakrie mengatakan, pemerintah akan memberi masing-masing ahli waris korban Rp 2 juta. "Kita harapkan juga dari Lapindo ada santunan kepada korban," ujar Aburizal sebelum sidang kabinet.

dua juta? per korban? eh di antara korban kan ada anggota TNI, ada karyawan Jasa Marga. yah maaf kalo terkesan meremehkan, tapi kok ya rendah sekali ganti ruginya? tapi tak ayal aku tersenyum geli. yang ngomong gitu kan Ical. mungkin dia kena amnesia mendadak bahwa dirinya pernah menjadi pemegang saham Lapindo. dan itu belum lagi lama berlalu.

Untuk ledakan pipa gas dan juga semburan lumpur panas, Aburizal sejak awal mengkategorikannya sebagai bencana alam yang mengharuskan pemerintah turun tangan. Karena itu, petunjuk Presiden klop dengan keyakinannya dan harapannya sejak awal.

apa harapan Anda sejak awal, Bapak Aburizal Bakrie? bahwa nilai saham Anda tidak turun? memang posisi Menteri Kesejahteraan Rakyat sangat sesuai untuk Anda, sebagai sosok rakyat yang sudah sejahtera.

ps: ditulis saat lembur. berhubung koneksi internet lenyap saat wiken, jadi set tanggal aja hihi. curang neh. kok jadi makin ga percaya pemerintah ya?

Friday, November 24, 2006

Undangan

memenuhi permintaan beberapa penggemar *fitnah*, ini undangan pernikahanku. bukan hasil scan dari undangan asli. ga sempet bow. sempet kepikiran buat bikin pake AP, duh ga sempet juga. ya sud, yang penting teks nya kan? here it is.

SEMOGA ALLAH MENGHIMPUN YANG TERSERAK DARI KEDUANYA, MEMBERKAHI MEREKA BERDUA DAN KIRANYA BERKENAN MENINGKATKAN KUALITAS KETURUNAN MEREKA, MENJADIKANNYA PEMBUKA PINTU-PINTU RAHMAT, SUMBER ILMU DAN HIKMAH SERTA PEMBERI RASA AMAN BAGI UMAT
( DOA NABI MUHAMMAD SAW PADA PERNIKAHAN PUTRINYA FATIMAH AZZAHRA DENGAN ALI BIN ABI THALIB)


Ya Allah, jika Engkau perkenankan putra-putri kami :

Ni’am Sa’diyah
binti H. Hasan Ma’ruf As – Hj. Rodliyah

dengan

Fathul Huda
bin H. Mochamad Chasan Hasim – Siti Romlah

untuk mengikuti sunah Rasul-Mu dalam membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, izinkanlah kami untuk menikahkan mereka

Akad Nikah:
Jum'at, 1 Desember 2006
di Toyomarto Singosari

Resepsi:

Hari : Sabtu, 2 Desember 2006
Pukul : 10.00–12.00/12. 00–14.00 WIB
Tempat : Jln. Raya Toyomarto no. 162 Singosari Malang
Kel. H. Hasan Ma’ruf As – Hj. Rodliyah
Kel. H. Mochamad Chasan Hasim – Siti Romlah
Ni’am - Huda

Thursday, November 23, 2006

tenggelam

kemarin malam aku pulang dengan perasaan masih kacau balau akibat berita Smackdown itu. Fath kirim sms, intinya minta aku beristirahat jadi pagi ini bangun dengan perasaan lebih baik.

tidak.

pagi ini aku bangun dan mendapati berita meledaknya pipa gas Pertamina akibat tak mampu menahan tekanan lumpur panas.

Innalillahi wa inna ilaihi rojiun
semoga amal ibadah para korban diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan


dan semoga kejadian ini membuka mata hati pihak-pihak yang seharusnya bertanggungjawab

bukan para korban yang seharusnya mati di sana. ada orang-orang lain yang lebih layak ditenggelamkan dalam lumpur itu.

Wednesday, November 22, 2006

meniru

sore-sore. baru kelar garap satu laporan. baca republika. lalu berita ini.

bisa dibilang aku nyaris ga pernah nonton Lativi. kalo pun nonton, selalu pagi hari. film kartun Franklin ^_^ *OK, u may laugh now*

tentang program acaranya, aku dan Ayah sepakat: ga ada yang bagus. pas masih suasana lebaran, yang ditayangin film Mandarin macam Bo Bo Ho, vampir, dll. lagian tampilannya ga pernah bagus. mungkin masalah sinyal.

tapi berita di atas membuat sore hari ini makin suram. seorang anak meninggal karena dianiaya teman sepermainannya. alasannya: meniru Smackdown.

kalo ga salah, acara gulat itu memang ditayangkan tiap hari. prime time pula. pernah aku terbangun tengah malam, TV masih menyala. dan saat gonta ganti channel, masih aja acara banting-bantingan itu. entah berapa jam sehari bantingan itu ditayangkan. mungkin Lativi memang ga punya cukup duit buat beli ato bikin acara yang bermutu.

yang bikin aku marah adalah kutipan ini:

Manajer Humas Lativi, Raldy Doy, belum mendengar rencana pemanggilan KPI. Namun, ia mengaku sudah mendengar kabar tewasnya bocah di Bandung yang diduga tewas terkait dengan tayangan SmackDown itu. Menurut dia, Lativi pun berencana mengecek kebenaran kabar tersebut. ''Kita akan melakukan investigasi bersama juga.''

Sementara itu berdasarkan keterangan tertulis melalui surat elektronik yang dikirimkan Raldy kepada Republika, tayangan SmackDown merupakan murni program hiburan. Selanjutnya lagi, layaknya film atau telenovela, SmackDown ini dilakukan sesuai skrip. Semua omongan dan gerakan, kata dia juga, berdasarkan skrip yang mesti dihafal. ''Sedangkan gerakan-gerakan 'kasar' yang diperlihatkan dilaksanakan terlebih dahulu oleh para profesional yang sudah berlatih lama.''

Kemudian juga, Raldy mengatakan, sebagai tindakan preventif agar adegan di SmackDown tidak diikuti maka host selalu menyampaikan agar jangan menirukan semua adegan di rumah. ''Begitu juga kami menampilkan running text serta logo 'Bimbingan Orang tua (BO)' agar orang tua selalu mendampingi anak-anaknya saat menonton tayangan ini,'' ujarnya.


sesuai skrip? dilaksanakan oleh profesional? hellooo.....pemirsa ga peduli apakah itu berdasarkan skrip ato ga. kamu pikir kenapa ada orang yang mengira bahwa tayangan sinetron itu nyata? aku pernah melihat banting-bantingan itu. dan aku menganggap itu nyata. darah yang mengalir itu nyata. tulang yang patah itu nyata. itu bagiku, yang mungkin menurut Anda, tuan humas yang terhormat, sudah cukup umur untuk membedakan mana bohongan dan mana kenyataan.

apalagi bagi anak-anak. televisi tempat kamu bekerja menayangkan acara itu terlalu dini. ah kalau menurutku, seharusnya memang tak ditayangkan. kalau suatu hari, tiba-tiba anak atau ponakan lelaki-mu meninju dan menelikungmu dengan alasan meniru Smackdown, mungkin saat itu lah kamu sadar. bahwa apa yang bagi orang dewasa hanya main-main, bagi anak-anak adalah sebaliknya.

running text? bimbingan orangtua? tolong lakukan survey, berapa banyak orangtua yang benar-benar mematuhi peringatan itu. berapa banyak orangtua yang menjelaskan pada sang anak tentang tayangan yang mereka tonton? kamu pikir dengan logo dan running text kecil kaya gitu bisa meyakinkan pemirsa? itu sama aja dengan peringatan bahaya merokok yang ukurannya ga sebanding dengan logo merk rokoknya.

mungkin Reza memang meninggal karena dijadikan bulan-bulanan oleh teman-temannya. tapi bagiku, Reza meninggal karena ketidakpedulian stasiun TV mu akan mutu tayangan. dan mungkin, karena ketidakpedulian kita semua akan apa saja yang disuntikkan kotak ajaib itu dalam kepala anak-anak kita.

for me, we're the murderer....................

Tuesday, November 21, 2006

tik....tik....tik

Selasa, 21 November 2006. mengetik posting ini di sela mengetik deskripsi antarmuka. tiket kereta Gajayana untuk tanggal 27 November sudah di dompetku.

Selasa, 28 November 2006. mungkin aku akan ada di kamar Ummi, mengepas kebaya nikah itu. mencoba beberapa kebaya lain untuk resepsi. memeriksa apakah tas suvenir sudah siap. dan mungkin minta tolong Hasnia memanggil mbok.

sebagian diriku senang, meski agak tegang. pelan-pelan, sebelah kakiku mulai menapak hidup baru.

sebagian diriku sedih. Selasa depan, aku sudah tidak akan menginjak kos Cikoko tercinta dengan segenap polah penghuninya. Senin malam pekan depan, takkan ada lagi kebingungan makan apa bersama Windx. mulai pekan depan, takkan ada lagi antre kamar mandi kos.

i'm gonna miss them i miss them already.

bagiku, berkemas dan berpisah memang tak pernah mudah.

Monday, November 20, 2006

berkemas

akhir pekan kemarin kuhabiskan dengan berkemas. sabtu pekan depan, semua barang-barangku akan dibawa ke rumah kontrakan kami di Bintaro. kenapa Bintaro? coz sewa rumah lebih murah, lebih tenang, plus deket kampus Fath.

pengemasan pertama, buku. semua majalah, novel, komik langsung masuk kotak. berhubung banyak, jadi dikemas di lantai 1. ga kebayang aja bawa kardus gede lewat tangga sempit gitu. diitung-itung, bawa buku turun tuh ada kurleb 15 kali naik-turun. mayan lah buat pengencangan pantat ^_^ ditambah barang-barang lain, rasanya aku naik turun ga kurang dari tiga puluh kali. dan semua bawa barang. karena jumlah kardus terbatas, jadilah kantong baju kotor kupake, trus tempat sampah yang baru kubeli juga penuh terisi kabel, gelas, toples, dll.

kelar satu kardus, buka kardus lama yang udah kutinggal di lantai 1 sejak aku masuk kos ini. aku bener-bener lupa isi kardus itu. setelah kubuka, hixz....kok jadi berkaca-kaca ya? buku catatan pas OSPEK, surat-surat peserta pas aku jadi panitia PDKT a.k.a OSPEK, dan ban merah tatib. yuhuuu....Dhia, Firza, kalo ketemu Adzanny, salam yaaa. surat dia di aku neeh ^_^ dari sekian surat, ada yang komplain soal volume suaraku yang menggelegar ha ha ha

aku menemukan catatan lirik lagu jaman SMA yang kubawa pas kuliah. aku menemukan batik pertama yang kubuat, cuma berukuran 20x20 cm. itu kenangan pas Fath "nembak" aku tahun lalu. aku menemukan buku-buku dengan tempelan gambar pemain bola, termasuk Pippo yang sempat kuanggap cowo terkeren sedunia (sebelum dia pindah ke Milan...huh). aku menemukan tas jinjing keren yang kukira sudah hilang. aku menemukan kenangan-kenanganku lagi.

rasanya, berkemas kemarin bukan hanya mengemasi barang-barangku. tapi juga membuka dan merapikan lagi masa-masa indah yang pernah aku alami. senang rasanya tertawa mengenang masa lalu sebelum memulai masa yang baru.

oia, barang terkeren yang kutemukan kemarin adalah tas ransel jaman SMA, yang masih sempat kupake juga pas kuliah. tas yang pernah melihat aku mengalami cinta pertama *blushed* duh, kenapa sekarang aku lupa nama tu cowo ya?

note: gambar dirampok dari sini

Thursday, November 16, 2006

mud

Lapindo dijual ke pihak ketiga. dan Bakrie diam saja. ya ya ya.....money and power talks here.

dan para korban pun bernafas dalam lumpur.

aku tahu mendoakan yang buruk bagi orang lain itu jahat, sangat jahat. tapi aku juga tidak segitu baiknya untuk tidak mengecam dan mengutuk para pelaku.

siapa pun kalian, yang udah bikin bencana lumpur ini dan menolak bertanggungjawab dengan segala dalih, mungkin sesekali kalian perlu ngerasain rumah, tanah, dan segenap kenangan kalian ditenggelamkan. dan mungkin ada baiknya kalian belajar nahan nafas, karena aku sungguh berharap kalian tenggelam dalam lumpur itu.

aku kejam? ya.

i wonder, are they really human?

Wednesday, November 15, 2006

always angkot

sekali ini tentang angkot a.k.a transportasi publik ya.

Malang. angkot only. seingetku ga ada deh bus umum untuk transportasi dalam kota di Malang. ada juga antarkota, itu tu bus Puspa Indah Jombang-Malang via Batu. angkot dalam kota Malang warnanya biru dan buat ngebedainnya pake inisial. sedangkan angkot kabupaten malang plus angkudes, warna bisa macam-macam dan ga semua pake inisial

jadi ada terminal Arjosari (A), Landungsari (L), Gadang (G). itu yang aku inget yah *sindrom penuaan dini* nah angkot-angkot ini dikasih inisial yang menunjukkan terminal mana yang dia hubungkan. contohnya AG (Arjosari-Gadang), brarti dia menghubungkan terminal Arjosari dengan Gadang. tapi jangan salah, selain AG, ada banyak jalur angkot lain dengan A dan G di dalamnya. GA (Gadang-Arjosari), AJG (Arjosari-Janti-Gadang) *bukan Ajegile ya*, ABG (Arjosari-Borobudur-Gadang), AMG (Arjosari-Mergosono[?rada lupa]-Gadang). contoh lain ada AL (Arjosari-Landungsari). tapi ada juga ADL (Arjosari-Dinoyo-Landungsari). semua angkot itu menghubungkan tempat-tempat sesuai yang tercantum di inisialnya, tapi jalan yang ditempuh beda-beda. kan banyak jalan menuju Roma di Malang gitu. nah biar ga nyasar, pastikan kamu tahu lokasi yang kamu tuju tuh di mana. tanya sama supir angkotnya. dan satu pembeda lagi, strip di badan angkot. kalo AG tu stripnya merah, GA kuning, ADL silver, ABG ijo pupus dll.

gimana kalo ada dua tempat inisialnya sama? contoh: AL dan LA. kayanya sama yah, tapi ini suangat jauh berbeda. AL tuh Arjosari-Landungsari dan LA tuh Lawang-Arjosari. AL itu angkot dalam kota yang berarti warnanya BIRU dan LA itu dari kecamatan Lawang ke Arjosari, warnanya ijo pupus. pokoke kalo kamu lagi dalam kota, patokannya angkot is blue. kalo mau ke wilayah kabupaten Malang, maka warnanya bisa pelangi alias warna warni. kalo di Jakarta aku dikasih tahu: kalo nyasar, ke Blok M aja. nah kalo di Malang, kalo nyasar, ke Arjosari aja ^_^

Bandung. kota dengan penyebutan angkot paling ribet (menurutku). ga praktis banget menyebut kata Cicaheum dll kalo lagi menjelaskan ke temen. duh berapa suku kata tuh? dan lagi, ga semua orang bisa melafalkan "eu" dengan benar kan? knapa ga pake inisial aja? tapi kalo pake inisial, kayanya bakal banyak yang berebut huruf C ^_^ eniwei, yang aku suka dari angkot di Bandung adalah: selalu ada dan pengamennya asik-asik. meski jalan seuprit-uprit, tetep aja ada angkotnya. dan yang disebelin adalah: ga ngerti bahasa Sunda dan ngetemnya luamaa banget. satu yang aku ga pernah nyoba selama di Bandung adalah: bus. abis ga pernah ada keperluan naik bus seh.

meski warna standar angkot adalah ijo, tapi di jalan-jalan kota Bandung angkotnya warna warni. mulai coklat ampe kuning ada. so colorful. dan yang jelas angkot Bandung lebih "rakus penumpang" ketimbang Malang. sampe berdiri di pintu bow. oia, pas awal-awal kuliah di sono, jalan ke kampus lewat Mengger kan naudzubillah ancurnya. Ayahku sampe komentar:
ini kalo ibu hamil naik angkot, bisa langsung melahirkan nih
untung sekarang udah dibenerin ^_^

Jakarta. sebagaimana dalam posting dahulu kala ini, namanya transportasi umum di Jakarta nan sumpek ini banyak ragamnya. dan kayanya seh semua seragam pake nomer. buat aku, ini lumayan memudahkan. kan enak tuh kalo kasih tahu temen:
kalo mau ke Ambas, dari Gelael naik aja 68, trus nyambung 102 ato 44
dan kalo lagi iseng, dapet bocoran togel juga kali ye dari nomer-nomer bus itu ^_^

yang sampe sekarang jadi pertanyaan buesar buat aku adalah: gimana sih cara nentuin nomer-nomer itu? kenapa metromini BlokM-PondokLabu dapet nomer 610 dan BlokM-Lebakbulus dapet 72 dan 79? trus kenapa ada yang tumpang tindih seperti metromini BlokM-KampungRambutan dan bus Patas AC Ciputat-Senen yang sama-sama bernomor 76? dan kenapa ada yang pake A-B, kaya kopaja 605A dan bus patas 18B? dan kenapa bus gede kecil dikasihnya jalur lambat, sementara mobil pribadi juga boleh lewat jalur lambat? that's unfair T_T

eniwei, tips ngaco ini masih berlaku kan?

ps: dear Woro, this one is dedicated to you. kutunggu hadirmu di Malang ^_^

Tuesday, November 14, 2006

Panasonic Awards 2006


semalam, aku makan bareng Windx di food court Plangi. dia abis survei lokasi tes masuk perusahaan baru, jadi kami ketemuan lah di sana. skalian jemput gitu.

pas lagi enak-enak makan, kami disamperin mas-mas yang nawarin buat ikutan isi polling Panasonic Awards. well, Windx yang baikhatidantidaksombongsertarajinmenabung bilang OK, padahal dia ga punya TV he he he. jadi diputuskan, biodata pake punya Windx, sementara pollingnya aku yang isi. dan si mas-masnya pake bilang:
berhadiah 200 juta dibagi 100 pemenang
ya ya ya...bahasa marketing. apa susahnya bilang dua juta? ato ada pemenang satu, dua, tiga, dan hiburan jadi nominal hadiah beda-beda?

pas lihat pilihannya, aku bengong. aku ga ngeh dengan nama atau program acara yang dimasukkan sebagai pilihan. aku juga ga paham kriteria apa yang dipake untuk menetapkan orang atau acara itu sebagai nominator.

let's see...di bagian bawah lembar polling, ada logo MetroTV. jadi mustinya ada dong acara yang jadi salah satu nominator? eh di kategori berita, tak satu pun program berita MetroTV yang masuk. pilihannya hanyalah Buletin Siang (RCTI), Buser (SCTV bukan seh?), Liputan 6 Petang (SCTV), Seputar Indonesia (RCTI), dan Sergap (RCTI, kalo ga salah). cmiiw, Buser dan Sergap kan acara yang HANYA meliput kriminalitas. kok bisa masuk dalam kategori Berita? Metro Hari Ini, Metro Malam, dan program berita Metro TV lainnya mana? hellooo....ato kalo ga mau dari Metro TV, kan TPI ato ANTV juga punya.

apalagi ada satu kategori, Current Affairs yang pilihannya adalah Jelang Siang (kalo ga salah TransTV), Kejamnya Dunia (ada yang tahu nama stasiun TV nya?), Lacak (???), Sigi 30 Menit (Wimala?), dan Sidik Kasus. IMHO, Sergap dan Buser kan sejenis ama Lacak dkk. kenapa ga masuk di Current Affairs? apakah karena RCTI menetapkan Sergap sebagai berita?

trus di kategori Olahraga, Liga Djarum masuk dua kali, di ANTV dan TV7. ok deee....tapi F1? GP? dan Lensa Olahraga?

kalo kategori aktris, aktor, infotainment, sinetron, dkk, NO COMMENT. aku ga ngisi karena emang ga tahu apa yang harus kuisi. ga pernah nonton. ga pengen nonton.

sudahlah, abis baca ini dan tahu kalo masuk unggulan itu berdasarkan rating, aku angkat tangan. emang di Indonesia sistem rating udah teruji ya?

oia, hasil akhir pollingku? karena aku cuma ngisi tiga kategori (berita, olahraga, presenter berita), akhirnya si mas-mas yang ngasih lembar polling bilang gini:
ya udah Mbak, ntar Mbak isi biodata aja. biar saya yang ngisi pilihannya
hua ha ha ha....so much for "pilihan pemirsa"

Monday, November 13, 2006

otak

satu: sekali lagi, bom. aku ga tahu apa isi kepala para pelaku bom itu. tak juga motifnya. kalo memang buat anti-Amerika, kok ya nanggung banget. hoi bomber, kalo emang berani, bom tuh helikopter si Semak!!! nanggung amat cuma ngebom resto fast-food yang pekerja+pengunjungnya ga ada sangkutpautnya sama Semak.

dua: kemarin aku ke Mal Ambassador, beli DVD-RW titipan Ayah. karena ga bawa uang tunai, aku berencana gesek pake debit. eh ternyata mesinnya bermasalah, jadi aku keluar dulu cari ATM terdekat.

karena ada yang lagi ambil duit juga, aku ngantre deh. pas keluar, OMG, dia bawa rokok. tahu kan segede apa booth ATM itu? ruang kecil tertutup yang ukurannya kurleb 1x1 meter. dan dia ngerokok di ruang tertutup sekecil itu!!! sumpah itu bau rokok banget yang langsung bikin aku pusing. kupanggil dia dan kubilang:

Pak, kalo lagi di ATM, jangan ngerokok dong. bau nih
eh dia dengan cuek bilang gini:
lah, ga ada larangannya tuh
JIDAT LO GA ADA LARANGAN!!! TAU ETIKET DIKIT NAPA!!! OK lah, di booth ATM itu ga ada tulisan larangan merokok. tapi itu bukan berarti kamu bisa dengan tenang ngerokok dalam ATM. ga semua pengguna ATM bisa tahan ama bau asap rokok. kalo mau pake dalih-mu itu, mustinya boleh dong ya aku nendang kakimu. toh ga ada larangan.

tapi mbok yao toleran dikit. mbok yao gunakan akal sehat. bahwa asap rokok merusak kesehatan, itu seharusnya udah diketahui semua orang, bahkan perokok sekalipun. dan ga semua orang tahan dengan asap rokok. bayangin kamu terjebak dalam ruangan sempit penuh asap yang bikin kamu terbatuk-batuk. dan orang yang ngeluarin asap itu dengan cueknya terus ngebul dengan dalih: GA ADA LARANGAN. bayangin kamu kejebak di lift sementara ada orang dengan cueknya kentut terus-terusan. apa ga mual?

kalau kupikir sekarang, antara bomber dan perokok sinting itu punya kesamaan. mereka punya otak, tapi ga bisa berpikir. mereka ga mikir bahwa ada orang-orang yang menderita karena ulah mereka. bahwa ga semua orang bisa menerima, alih-alih menyetujui, dalih remeh yang mereka lontarkan. bahwa apa yang bagi mereka adalah hak, bagi orang lain adalah penindasan.

yang mereka miliki cuma organ tubuh yang disebut otak. mereka cuma punya hardware-nya. tapi software buat menjalankannya a.k.a. akal sehat, mereka ga punya. kalo pun mereka punya software yang namanya akal itu, maka kemungkinan mereka ga bisa dan ga tahu cara make-nya atau software mereka kena virus.

btw, Dep, itu ATM dari tempat kerjamu dulu loh. tulung deh ya bilang ma temenmu yang masih kerja di sono. kasih tulisan dilarang ngerokok di ATM booth. oia, foto itu culikan dari sini. aku pake ATM itu, yang ukuran booth-nya lebih kecil dari itu. bayangin sesaknya dong ya

ps: titipan pesan dari Windx, saksi mata omelanku pada si perokok,
tolong para produsen rokok, cantumkan larangan merokok di sekitar anak kecil, ibu hamil, dan di ruang publik di KEMASAN ROKOK kalian. bukan cuma peringatan bahaya rokok yang dicetak super-mini itu

Thursday, November 09, 2006

sudahlah

sebenernya malas komentar. toh komentar bapak ini juga sudah cukup mewakili.

vonis 15 tahun.

diskon jadi 10 tahun.

diskon khusus 3 tahun.

total harus mendekam 7 tahun kan?

2002 masih di Cipinang. 2006 sudah di Menteng lagi. itu kan baru empat tahun? mustinya tiga tahun lagi baru dia bisa jalan-jalan. kronologi bisa dibaca di sini. (tempo nomer 37/XXXV/06 - 12 November 2006)

sementara krucil harus mendekam sampai mati, sang bos bisa melenggang kangkung. ini Indonesia, nYam. nyawamu dinilai berdasarkan siapa bapakmu dan sebanyak apa duitmu.

ah ya, jangan pernah lupa kalo orang Indonesia itu gila diskon. makin kaya, makin gila diskonnya. dan lagi melihat tindak-tanduk sesepuh Departemen Hukum dan HAM kita, rasanya wajar kalau bocah jelek alias manusia gagal ini bisa liburan gratis di penjara dengan biaya negara.

dan setelah dia bebas, rakyat masih diharapkan percaya hukum? maaf, aku tidak setolol itu.

Tuesday, November 07, 2006

rese

hansip satu ini emang ngerepotin ya. di mana-mana, tamu memang harus dihormati. tapi tamu yang baik tentunya ga bakal bikin repot tuan rumah. sayangnya, kita tuan rumah yang terlalu menghargai tamu sampe rela membungkuk-bungkuk. we're not their slave!!!

ga bawahannya, ga atasannya, sama aja. rese.

kalau memang ga punya musuh, tentunya ga usah se-paranoid itu kan

well, siapa suruh (sok) jadi hansip?

dasar semak!!!

shame on you

unduh?

beberapa bulan silam, windx memberitahuku bahwa Tempo menggunakan istilah mengunduh sebagai padanan download. dan ternyata itu masuk dalam daftar istilah internet Indonesia.

bolehkah aku menggunakan istilah download mantu?

Monday, November 06, 2006

BBM Gramedia

pagi-pagi terima email ini di milis Panitia Pesat:
Selamat siang,

Kami sampaikan mengenai kegiatan "Borong Buku Murah" Gramedia - ambil 4 buku bayar "hanya" 10 ribu (berlaku untuk seluruh jenis buku : manajemen, komputer, anak, referensi umum, novel, komik dan majalah). BBM ini akan diselenggarakan pada tanggal 6-8 November 2006 (10.00 - 16.00) bertempat di Wisma 46 Kota BNI Lt 2.

BBM berikutnya akan diselenggarakan di kota Bandung , Jl. Cimanuk No. 14 Bandung pada tanggal 10-12 November 2006.

Gunakan kesempatan ini untuk membangun perpustakaan keluarga anda......

Kegiatan ini diselenggarakan oleh penerbit : Elex Media Komputindo, Gramedia Pustaka Utama, Prima Info dan Grasindo.

Terima kasih kepada moderator yang telah berkenan meneruskan informasi ini.

Salam,


dionisius yusuf
litbang & pemrosesan data
elex media komputindo
wisma BNI 46 kan ga jauh dari kantor. bisa jalan kaki neh. iseng kasih tahu temen kantor, en jam 9.50 pagi kita madol bentar.

OMG...ruameee. untung dateng awal. soale pas kita kelar bayar, jam 11 an, rame-nya ngalahin Pasar Jatinegara menjelang puasa.

dan hasil perburuan di BBM hari ini adalah:
  • The Tale of Jemima Puddle Duck (Kisah Jemima Itik) - Beatrix Potter
  • The Tale of Johnny Town-Mouse (Kisah Johnny Si Tikus Kota) - Beatrix Potter
  • Seri Little House: Petualangan Binatang - Laura Ingalls Wilder
  • Seri Little House: Hari-Hari di Pertanian - Laura Ingalls Wilder
  • Seri Little House: Ma Laura - Laura Ingalls Wilder
  • Seri Little House: Pa Laura - Laura Ingalls Wilder
  • Seri Little House: Pesta - Laura Ingalls Wilder
  • Seri Little House: Farmer Boy Days - Laura Ingalls Wilder
  • Seri Little House: Kisah Natal - Laura Ingalls Wilder
  • Seri Little House: Masa-Masa Sulit - Laura Ingalls Wilder
  • Seri Little House: Pioneer Sisters - Laura Ingalls Wilder
  • Seri Little House: School Days - Laura Ingalls Wilder
  • Rahasia Dunia Binatang: Lebah Penghasil Madu
  • Rahasia Dunia Binatang: Unta Kendaraan Padang Pasir
  • Berduri dan Beracun 1 (buku tentang binatang neh)
  • Seri Misteri Alam: Ulat Kantong
  • Seri Misteri Alam: Tawon Kertas
  • Pesona Dunia: Biwara dan Cecurut
  • Reka Mereka: Burung
  • Visual Reality: Kapal Laut 2

buku anak semua yah. investasi neh ceritanya. waktu kecil, Ayah selalu bawain buku seri anak sedunia dan buku sains buat anak-anak. dan atas nama beberes, Ummi kasih semua buku itu ke orang lain yang malah ngebuang tu buku karena dianggap kalah menarik ama komik. huhuhuhu....

Friday, November 03, 2006

tragedi undangan

seharusnya ini adalah posting pertama atau setidaknya kedua setelah balik. tapi apa daya, kelewat terus. ini catatan tragedi *hiperbol*menjelang perjalanan mudik yang sepertinya bikin aku kehilangan pahala puasa.

semuanya dimulai saat vendor undangan gagal menyelesaikan pesanan tepat waktu, yaitu tanggal 15 Oktober 2006. padahal pas mereka telpon sehari sebelumnya plus minta pelunasan 50% sisanya. OK deh, pas tanggal 15 aku ambil en lunasin sekalian. eh ndilalah mereka baru bisa nyerahin 590 pcs dari 650 pcs yang kami pesen. itu ga aku sebutin kan di posting ini? padahal udah sejak awal pesen, kami udah wanti-wanti supaya on time, karena kami mau mudik.

nah mereka janji bakal nyerahin sisanya hari Senin. ok deh, senin malam aku ambil. eh ga kelar juga. dijanjiin bakal diantar ke kantor hari selasa siang. awalnya seh mereka minta aku ambil, tapi yang bener aja dunx. selasa sore aku dah harus di Gambir en siang-siang musti ke tebet. kantor di sudirman. ho ho ho....no way....

selasa pagi, OB kantor nunggu di halte deket kos. FYI, ni OB rumahnya deket ama kosku, jadi kuminta tolong buat bantu aku angkat barang. jam 6.30 kami udah masuk kantor berikut dua kardus+satu travel bag gede+satu ransel.

jam 12-an, aku telpon ke percetakan. eh mereka ga bisa anter dan bilang:
Mbak bisa anter ke sini ga? kita lagi ga ada orang
OMG, ni orang punya penyakit amnesia kali ya. kan udah dibilang kalo aku mudik. akhirnya mereka mau anter ke kantor. sampe jam dua ditungguin, ga dateng. aku telpon bos-nya, direject. duh sabar sabar....permintaan dia cuma kubalas singkat:
saya kerja Mbak. kalo ga kerja, ngapain kemarin saya minta Mbak kirim sisa undangannya ke kantor?
jam 15.30, aku telpon lagi. sekali ini diangkat dan dia bilang:
Mbak, tadi tukang ojek yang kita suruh anter kesasar. katanya gedung kantor Mbak susah dicari. Mbak bisa ambil aja kan?

saat itu, aku berharap punya rudal. gedung segede babon gini ga keliatan? abis deh tu orang aku omelin. lagian nyuruh tukang ojek pulak. kalo tukang ojeknya mendadak dapet penumpang en undanganku digeletakin gitu aja, mau nanggung gitu? pokoke hari itu, orang kantor lihat sisi marah diriku hihihi. akhirnya si percetakan janji kirim sisa undangan yang 40 pcs via TIKI langsung ke Malang. nah abis itu aku shalat Ashar.

abis wudhu, aku telpon lagi buat mastiin dia bakal kirim 40 pcs. eh dia minta aku nanggung separo biaya kirim sebesar 150 ribu. total dia minta duit 75 rebu. sori ya nek, aku dah nanya ama TIKI en ongkos kirim ke Malang tuh, untuk reguler Rp 13.500 per kg dan ONS Rp 19.500 per kg. 40 pcs undangan kan ga sampe lima kilo. trus ngapain dia minta 75 ribu? apa dia kirim tu undangan berikut mesin cetaknya? kubilang gini aja:
kalo Anda bisa beresin semua pesanan saya on time, Anda ga perlu kirim pake TIKI kan? kalo hari Senin kemarin Anda bisa beresin sisa undangan sesuai janji, Anda juga ga harus kirim pake TIKI kan? yang bikin harus kirim pake TIKI kan kecerobohan Anda. trus kenapa saya musti tanggung biaya atas sesuatu yang sebenarnya kesalahan Anda? yang bener aja dong.

ya wes, aku minta Iwan ambil tu undangan en ngirim pake TIKI. abis itu aku menenangkan diri dan siap-siap berangkat. jam 16.30 teng, aku udah di taksi.

sialnya, aku selalu lupa bahwa Sudirman selalu macet di jam sibuk. kami keluar lewat jalan belakang kantor, maunya muter di deket Four Seasons situ. tapi tetep aja macet. akhirnya taksi lewat jalan samping sungai yang arah Manggarai tuh, apa namanya? lupa neh. maunya dari situ, belok kiri ke Menteng, lewat Teuku Umar, nyampe deh di Gambir.

Gajayana berangkat jam 17.30. dan sampai jam 17.10, taksi masih belum lagi masuk Menteng. rasanya pengen nembak Sutiyoso gara-gara jalur baru busway yang bikin tambah macet ini. aku bilang ke supir taksi:
Pak, begitu masuk menteng, jalan lancar, bapak mau ngebut kaya apa pun terserah deh. yang penting saya ga ketinggalan kereta.
dan dilakuin loh ama dia. bener-bener ngebut. Blue Bird, plis jangan skors pak Achmad Choiruddin ya, dia cuma ngejalanin permintaan aku.

jam 17.17, sampai di Gambir dengan selamat. fheww....langsung panggil portir, tawar-tawar ongkos, minta dia sekalian bawa barang masuk kereta, dan ga telat. makasih ya pak Agus Munandar

alhamdulillah....

ah iya, di bawah rel jalur 1 ko ada banyak kucing sih? kalo kelindes piye? huhuhu

soal undangan? ah iya, total undangan itu baru kelar semua hari kamis. dan ga bisa dikirim karena TIKI ga ngelayanin pengiriman sampe abis Idul Fitri. ya wes, kami nyoba cukup dengan undangan yang ada, yang ternyata reject 83 pcs.

yang mau tahu nama vendor undangan geblek itu, japri aja yah. pengalaman buruuuk sekaleee. tapi daku dah komplain dengan baik-baik ko...percaya deh. aku kan kalem ^_^

dan undangan reject itu baru selesai kemarin, 2 November 2006. 29 hari menjelang nikah. dan masih harus dikirim ke Malang en beberapa kota lainnya. pas kuambil, kan aku cek di tempat. masih ada yang salah cetak 3 pcs!!! udah nyelesaiin pesanan telat, trus bikin aku pontang panting ngambil, nelpon berkali-kali, dan musti keluar biaya ekstra buat bolak balik ke sana en ongkos kirim via TIKI. mustinya mereka kasih cashback minimal 10% buat ganti rugi

mau nikah tuh ada aja ya ujiannya. moga-moga stok sabar masih banyak, apalagi sabar bukan keahlianku T_T

Thursday, November 02, 2006

Idul Fitri 1427 H

ikut Idul Fitri 1427 H hari Senin atau Selasa?
itulah pertanyaan wajib tamu kami dan tuan rumah yang kami kunjungi dalam Idul Fitri kali ini.

sebelum mudik, aku terima email berisi hisab PP Muhammadiyah tentang penetapan 1 Syawal 1427 H. di sana ditetapkan bahwa 1 Syawal 1427 H akan jatuh pada hari Senin, 23 Oktober 2006.

keluarga Fath mengikuti keputusan itu. sementara keluargaku menunggu hasil rukyat. selama ini, kami memang lebih memilih hasil melihat hilal daripada hisab.

Minggu malam, Departemen Agama mengadakan sidang isbat. hasilnya: 1 Syawal 1427 H jatuh pada hari Selasa, 24 Oktober 2006. kalo ada yang mau lebaran satu hari lebih awal, ya monggo kerso.

sekitar pukul 22.00, pihak takmir masjid, yang meminta Ayah jadi imam+khatib Shalat Ied, datang ke rumah untuk menanyakan Ayah ikut lebaran yang mana. berhubung hasil sidang isbat sudah keluar, Ayah jawab Selasa.

eh kok masjid sekitar rumah mulai takbiran? padahal mereka ga bakal takbiran kalo belum ada berita dari MWC NU. karena penasaran, sekitar pukul 23.00 ayah nelpon ke teman-temannya. dan didapatlah berita bahwa sekitar pukul 17.30, di Bangkalan sudah tampak hilal.

akhirnya tengah malam Ayah nyetir ke arah Armed (kalo ga salah ini Yonif Brawijaya) en minta mereka siap-siap Shalat Ied besok. untung mereka semua tentara, jadi cepet disuruh-suruhnya he he he

malam itu ga ada yang tidur. cuma aku en Hasnia aja yang dengan tenang memeluk guling sampe menjelang subuh. kecapean abis beberes dari pagi.

konon, laporan tampaknya hilal di Bangkalan tidak ditanggapi oleh pihak yang mengikuti sidang isbat di Jakarta. duh.....

Shalat Ied ini kami dijemput pake kijang ijo militer yang dikit-dikit mati mesin. yuhuu...bapak Pangab, ini ada bawahan Anda minta dana perawatan kendaraan ditambahin niih. masa mau belok aja musti matiin mesin. btw, dua tentara yang jemput kami (pak Agus dan pak Susanto) masih single en minta dicariin jodoh he he he. ada yang mau? tapi ga sempet difoto T_T

Wednesday, November 01, 2006

pijat

udah berbulan-bulan aku pengen pijat. rasanya badan cuape banget. seingatku, sejak pertengahan tahun ini aku jarang banget istirahat pas akhir pekan. ada aja urusan. sok sibuk neh ceritanya. oia, aku tuh terakhir ngerasain dipijat ya pas kuliah, itu juga pijat patah tulang abis engsel lutut kiriku geser gara-gara tabrakan.

Alhamdulillah pas mudik kemaren, sempet pijat. awalnya Ummi duluan yang pijat, eh aku mupeng pengen pijat juga. pijatnya ama Mbok tua gitu. pake minyak goreng, bukan minyak aromaterapi. pokoke abis pijet, aku jadi tahu gimana rasanya jadi lauk goreng ^_^

lumayan lama juga dipijatnya. mulai jam 14.45 dan baru kelar jam 16.45. dua jam bow. dan kakiku dapat pijatan ekstra, kaki kiri 20 menit en kaki kanan 30 menit. kok tahu? ya iya lah...lha wong HP di tanganku. jadi dikit-dikit lirik jam.

oia, kaki kanan dipijat lebih lama mungkin karena tanpa sadar, aku lebih melindungi kaki kiri yang pernah cedera. lha wong turun mobil aja lutut kiri berasa keputer lagi T_T

selain lama, sakiit banget pijitannya. kata si Mbok, itu karena badanku kaku semua. berasa pijat refleksi seluruh badan. abis pijat, mandi air hangat. badan disabuni dua kali buat memastikan ga setetes pun Bimoli yang tersisa ^_^

yang nyesek, komentar si Mbok pas mijat kaki kananku:
kamu di Jakarta itu kerja atau manjat gunung tho Nduk? kaki kok mrongkoli....
dalem


andai tiap kali naik bus selalu dapat tempat duduk......

gambar diculik dari sini