Sambilan
Konon, kalau sesuatu dikerjakan karena memang cinta, karena memang minat, dan dikerjakan dengan penuh kesungguhan, Insyaallah hasilnya bagus. Udah mulai kayak motivator karir belom? Saya selalu penasaran, kenapa sih ketua umum persatuan olahraga di Indonesia rata-rata orang "berpangkat"? Entah si ketum ternyata jendral anu, atau pejabat itu, atau bos itu, atau orang kaya ini. Kok rasanya jarang banget ada persatuan olahraga yang ketum (atau setidaknya pengurus pusat) yang dijabat oleh mantan atlet atau pelatih. Kan yang tahu persis apa dan bagaimana kebutuhan olahraga adalah orang yang memang sehari-hari berkecimpung di dalamnya. Saya nggak meragukan kesungguhan para "pejabat" itu dalam mengurusi olahraga. Pun saya nggak meragukan kecintaan mereka pada cabang olahraga yang kebetulan mereka urus. Pikiran saya sederhana saja. Mereka kan sudah punya pekerjaan atau aktivitas utama, apa pun itu. Apakah mereka masih punya cukup waktu, tenaga, dan konsentrasi untuk m...