tenggang rasa
kasus I: petang hari di stasiun Pondok Ranji. kereta ekspres kedua baru sampai. seperti biasa, lalu lintas langsung macet. tukang becak, ojeg, dan sopir angkot berebut penumpang. beberapa angkot ngetem di sekitar jalur keluar stasiun. walhasil, macet total. lha wong jalan seuprit gitu. masih macet, terdengar sirene tanda kereta ketiga akan masuk stasiun. suasana jadi makin ramai karena banyak motor dan beberapa mobil masih terjebak di jalur kereta. meski sudah diklakson berkali-kali, angkot yang ngetem tetap tak bergeming. udah gitu, kendaraan dari arah berlawanan "memanfaatkan" situasi dengan mengambil jalur si angkot. bener-bener stuck. di detik-detik terakhir, jalur kereta berhasil dibersihkan dari kendaraan. tapi ga lama, karena kejadian di atas berulang lagi saat kereta barang dari arah Serpong melintas. walhasil, buat keluar dari stasiun aja kami perlu waktu sampe dua puluh menit. maunya sih aku husnudzon, mungkin si sopir angkot bener-bener butuh duit jadi rela budeg d...