Posts

Showing posts from June, 2013

32

Pagi ini, dibangunkan oleh pelukan dan ucapan selamat ulangtahun dari Fath. Disusul tangisan Ankaa. Selidik punya selidik, ternyata ini alasan dia menangis:
Kok Abi nggak bilang hari ini Ummi ulangtahun? Aku kan jadi belum nyiapin kado. Kalo aku bikin kadonya hari ini, kan nanti ketahuan Ummi.
So sweet....

Walhasil, hari ini Ankaa menghabiskan hari pertama liburannya dengan menggambar berlembar-lembar sebagai kado ulangtahun. Salahsatunya bertuliskan:
Selamat ulangtahun Ummi. Semoga makin disayang Allah
I am so blessed. Alhamdulillah

A Long Way Home :D

Seperti dalam posting pendek ini, Alhamdulillah bulan April lalu kami sudah tandatangan akad KPR. Setelah (hampir) tujuh tahun jadi kontraktor dengan segala suka dukanya, akhirnya Insyaallah tiga bulan lagi status itu tanggal.

Saya dan Fath udah dari kapan tau pengen banget punya rumah sendiri. Ankaa makin besar, pasti akan butuh kamar sendiri. Sementara kontrakan kami adalah rumah BTN jadul, tipe 36 dengan dua kamar, di mana satu kamar dijadikan semi-gudang.

Sempat kami ditawari tanah yang cukup luas. Lokasinya enak, deket masjid meski cukup jauh dari rute angkutan umum. Tapi ya emang belum rejeki, ternyata si tanah ga dijual. Kami juga sempat mengincar rumah kontrakan yang sekarang kami tempati. Owner-nya juga pernah ngasih sinyal tanda mau menjual. Tapi entah kenapa sampai sekarang ga ada kelanjutannya. 

Januari lalu, tiba-tiba Ankaa merengek minta kolam ikan. Ya jelas ga bisa dibikinin, iya kalo rumah ini jadi rejeki kami. Lha kalo ga? Kan sayang duitnya gitu he he he

Saya mulai …

Our Reading Habit

Barang pertama yang saya beli buat Ankaa, sejak dia masih dalam perut, adalah buku. Masih inget banget, ada bursa buku murah-nya Gramedia di gedungnya BNI. Karena deket ama kantor, ya sut jalan lah ke sana. Dapat Jemima Duck cuma 2500 rupiah. Dan karena kalah cepet, judul yang lain malah ga dapet:(

Barang kedua ya sepatu. Yes, saya punya sedikit kelemahan dalam hal sepatu bayi dan anak :D Saya beli sepatu buat Ankaa sejak dia belum lahir, jadi modelnya unisex. Sampe sekarang masih saya simpen, habis lutu hihihi

Saya mulai bacain buku buat Ankaa sejak dia dalam perut, diselang seling antara Murattal, Green Day, dan Metallica. Temen saya sampe bilang, itu malaikat dan setan keluar masuk earphone :D

Saya mengambil orderan Harry Potter terakhir pagi-pagi jam 6 di Gramedia BP, otw senam hamil dan saya baca ulang sambil menyusui Ankaa. Waktu Ankaa baru lahir, kemampuan mendongeng saya masih di level minus lima, bukan nol lagi. Jadi saya bacain saja buku dan beberapa surat pendek.

Saya sama …

Finally

After (almost) seven years of marriage,we bought a house.

Dan sekarang, mari berhemat supaya cicilan 15 tahun ke depan tetap lancar.

TTS Untuk Ankaa

Image
I love crosswords. I do. I bought Kompas Crosswords book and did their weekly crosswords religiously. There's this certain satisfaction when I completed it without any help. And there's this little thing bugging me when I failed. Often, every now and then I jumped and looking for a certain edition frantically. Simply because I finally found that last word.

Dan Ankaa tahu dong "keanehan" emaknya. Sering dia nanya apa sih itu, kok diisinya begitu? Sampe beberapa pekan lalu, Bobo Junior memuat TTS bergambar. Sederhana sih, cuma kotak-kotak gitu dan gambar sebagai clue-nya. Ankaa menyelesaikan "TTS" itu dengan cepat dan minta lagi. Karena nggak mungkin memaksa BoJun memuat TTS tiap edisi, saya mikir apa sih susahnya bikin pictorial crosswords sendiri?

And I was wrong. I just realized that it's harder than I thought.

Setelah berkutat dengan beberapa TTS gagal, akhirnya saya nemu beberapa trik yang lumayan memudahkan. Ini beberapa diantaranya ya:
Pastikan anak …

Pasar Bebas?

Image
Semacam sambungan dari posting yang ini.

Ada toko kelontong kecil sebelum sekolah Ankaa. Tokonya juga belum lama berdiri. Lumayan lengkap dan (ini penting) murah.

Pekan lalu, space kosong di sebelah toko itu mulai diberesin. Saya pikir buat kantor marketing cluster apa gitu, habis sebelumnya ada spanduk penjualan rumah. Ternyata jadi minimarket.

Saya bingung, yang ngasih izin pendirian minimarket ngecek lokasi ga yah? Dalam radius 200 meter dari lokasi aja ada entah berapa minimarket dan satu supermarket. Ditambah lagi si minimarket baru didirikan persis sebelahan sama toko kecil.

Pasar bebas sih pasar bebas, tapi mbok ya yang sehat dan adil. Ini mah semacam Daud vs Jalut, tapi Daud-nya ga punya senjata dan kurang gizi.