Saturday, December 17, 2005

Wonderful Days


Sinopsis:

dimulai pada tahun 2142, saat perang nuklir mengubah ekologi bumi dan memunahkan sebagian besar umat manusia. sekelompok orang emmbangun ECOBAN, kota yang tumbuh dan berkembang dengan bergantung apda sistem yang mengubah polusi menjadi energi. karena itulah, mereka terus membuat polusi, karena memang itu sumber energi.

Seorang pemberontak, Shua, menyusup untuk menghancurkan Escoban dengan bantuan Dr. Noah, sang pencipta Escoban. di tengah upayanya, ia bertemu Jay, kekasih amsa kecilnya.


film tentang optimisme yang ditingkahi cinta segitiga, perjuangan, rela berkorban, dan kesetiaan.

Pemain:

semua animasi, suara diisi oleh: Chung Joon-ho, Yu Hye-jin, Yu Ji-tae


Asal:

Korea Selatan

Pendapatku:

film dengan animasi keren abies. alur ceritanya biasa banget. khas anime jepang-korea. dan dari awal seolah sudah terbaca akan bagaimana endingnya. namun ke"biasa"an jalan cerita ini tertutup dengan kecanggihan animasi.


di menit-menit awal, aku nyaris tak percaya bahwa awan, air, langit, itu semua animasi. begitu halus, begitu nyata. tokohnya sendiri digambar khas anime 2D. dalam dialog dengan sang sutradara usai film, diketahui bahwa ia menggunakan teknologi 2D, 3D, miniatur, dan entah apa lagi. dan juga diungkap bahwa film ini berbiaya 12 juta dolar dengan lama pembuatan 7 tahun. jumlah yang sangat besar dan waktu yang lama. namun melihat hasilnya, rasanya aku mengerti kenapa bsia semahal dan selama itu. saking halusnya animasi, detil-detil kecil seperti kilaulogam pun tampak begitu nyata.


aku terbawa dengan alur cerita "biasa" itu. aku berteriak saat Shua dan Jay tertembak. begitu nyata. aku menangis saat pentolan gangster tewas dalam ledakan.


animasi ini berbeda dengan animasi amerika atau jepang yang lazim kutonton. nuansa asia terasa dari penggambaran tokoh. dan bahasa korea yang digunakan.


aku membayangkan, akankah bumi hijau biru indah ini berubah menjadi tumpukan coklat abu-abu membosankan seperti itu?


haruskah kita terus mengotori bumi hanya demi uang?


stop polluting

1 comment:

alf said...

Sediiihhh...... [No Comment] T_T