Monday, January 16, 2006

rainy lunch


baru balik makan siang. hujan deras. pas berangkat makan, sebenarnya sudah hujan. tapi kami berlima (saya, mas fau, mas alfha, mas alfin, dan mas robbie) memutuskan untuk tetap makan di tempat biasa. jadilah dua bocah pengojek payung kami panggil.



usai makan, hujan makin deras. agaknya sekali ini kami diuji dengan dingin dan air kiriman langit. atap warung tenda tempat kami makan sesekali meluapkan tampungan airnya. dan genangan air di antara bangku pun kian tinggi.


akhirnya, untuk kembali ke kantor, sekali lagi kami panggil ojek payung. kali ini bocah perempuan kecil. mungkin baru tiga belas tahun.


ufh, dingin........


heran, meski saya meminta para pengojek payung itu untuk ikut berpayung bersama, mereka tetap menolak. atau kalau pun bersedia, tetap memilih sisi yang pasti terkena curah hujan. alasannya sederhana "udah terlanjur basah, Bu"


siang ini adalah kali pertama saya menggunakan jasa ojek payung. sebelum ini, biasanya saya lebih memilih (a) berhujan-hujan atau (b) menunggu hujan reda. pilihan (a) hanya saya lakukan jika dan hanya jika sedang tidak mengenakan pakaian warna putih.


mereka mengaku libur, meski berita menyatakan anak sekolah masuk mulai hari ini. mereka dengan riang tetap bekerja, meski basah kuyup kehujanan. hujan yang bagi sebagian kita sangat menyebalkan, bagi mereka adalah salah satu jalan rezeki untuk menambah uang saku.


bekerja? kata itu terlalu buruk untuk mengatakan upaya seorang bocah kecil yang rela basah kuyup demi uang dua ribu rupiah. apa kata yang pantas bagi mereka?



saya tidak pernah harus bekerja hingga basah kuyup seperti itu. kita beruntung sekali ya. mungkin daya tahan mereka lebih tinggi, maka Allah memberi ujian lebih berat. kalau tiba-tiba saya ditempatkan di posisi mereka, sanggupkah saya menjalaninya tanpa mengeluh? sementara dengan pekerjaan yang memfasilitasi saya dengan koneksi internet tanpa henti, ruangan ber-AC, dan nyaris tanpa kerja fisik pun, saya masih mengeluh.



saya malu sekali pada mereka.

No comments: