Wednesday, February 01, 2006

CustomerScare: The Story

Location: BNI cabang Duta Merlin

Time: 2.45-1 pm

Date: February 1st, 2006

The Story:



  • aku bermaksud menyetor uang ke BNI. hal ini rutin kulakukan. kalau tidak begini, bagaimana aku bisa menabung?

  • setelah mengisi formulir, aku antri. cukup lama hingga satpam akhirnya mempersilakan aku masuk ke ruang kaca yang agaknya diperuntukkan bagi nasabah khusus

  • di dalam ruang kaca itu, ada tiga petugas. Ibu Dian P, Ibu Indriani F, dan satu lagi aku lupa namanya. sebut saja Ibu X

  • nasabah sebelum aku dipersilakan menuju ibu Dian P, sedangkan aku dipersilakan menuju Ibu X. namun Ibu X mengatakan mereka hanya diperbantukan karena antrian di teller cukup panjang. jadi sebenarnya, yang bisa melayani nasabah saat itu hanya Ibu Dian P. namun dia mempersilakanku duduk di situ sembari menanti giliran

  • aku duduk, meletakkan buku tabungan berikut uang yang akan kusetor di atas meja. di atas buku itu, kuletakkan dompet dan amplop berisi sisa uang untuk bayar kos. dan aku sibuk dengan handphoneku, memilih stasiun radio yang akan kudengar

  • tiba-tiba, Ibu Indriani F masuk dan menghampiriku. dan langsung mengambil buku tabungan berikut uangku. lantas dia bertanya "mau setor berapa?"

  • aku yang terkejut dengan kelancangannya menjawab jumlah yang akan kusetor. Ibu Indriani F menghitung uangku dan langsung meletakkannya di meja ibu Dian P dan langsung pergi begitu saja

  • aku bengong, dan dipersilakan menuju Ibu Dian P untuk menyelesaikan transaksiku

Moral of The Story:

  • jangan biarkan buku tabungan berikut uangmu tergeletak di meja customer service. bisa jadi ada petugas lancang yang mengambil bukumu tanpa izin

  • kalau kejadian di atas menimpamu, pastikan kau langsung protes tentang pelanggaran hak milik

  • kalau kau berniat menjadi customer service, pastikan kau sadar bahwa barang milik nasabah yang ada di meja persis di hadapan pemiliknya, bukanlah milikmu. jadi jangan ambil sembarangan

  • kalau kejadian menyebalkan terjadi berulang-ulang, mulailah berpikir untuk ganti bank yang petugasnya lebih sopan dan beretiket. petugas yang benar-benar Customers Care, bukan Customer Scare

*ps: aku sudah mengirim keluhan pada BNI. yah moga-moga menu Hubungi Kami di situs mereka benar-benar dibuka*

2 comments:

_e1 said...

pribadi service masih mahal di negeri ini koq.... dan jangan2 akan tetap mahal selamanya...

alf said...

sebagai seseorang dengan posisi yang sama (CS bo!) kadang diharapkan juga rasa maklum dari para pelanggan ... ^_%