Thursday, July 20, 2006

bumi berguncang jakarta bergoyang

rabu sore, menjelang maghrib. tiba-tiba hasto, teman kantorku tampak bergoyang. kok gerak-gerak? Astaghfirullahaladziim...gempa. yang selama ini hanya kulihat beritanya di TV, kini kualami sendiri. aku mencoba tenang, tetap duduk diam sambil berharap badai gempa segera berlalu. tapi kok masih terus yah? sementara dinding kaca di belakangku mulai bergetar. karena khawatir ketimpa pecahan kaca (siapa tahu aja gitu), aku memilih pindah sementara. sekalian ambil HP yang lagi diisi tenaganya (baca: dicharge). aku menelepon orangtua di kampung halaman, meminta mereka turut berdoa semoga tak ada bencana lebih parah dari ini. sesudah itu aku sms Fath dengan satu kata:
gempa

selama ini seringkali kita melihat bencana melalui TV di berbagai belahan nusantara. mungkin rasa iba itu ada, tapi dalam hati kecil, kita tak pernah benar-benar percaya bahwa bencana itu bisa saja menimpa kita. mungkin itu juga yang membuat kita lengah, atau malah mengabaikan peringatan dini.

ah iya, lucunya hari ini beredar pesan berantai yang lumayan untuk mengendurkan ketegangan pascagempa.

maaf menggangu...akibat gempa yang cukup parah kemarin, patung pancoran yang tadinya berdiri sekarang duduk karena pusing kena gempa. Pemerintah sedang berusaha secepatnya membujuk patung itu agar berdiri kembali. Bagi yang lewat di daerah tersebut harap ikut membantu membujuk agar patung itu berdiri kembali seperti sediakala. terima kasih (jayus mode ON)


dan herannya, bisa juga yah muncul di detik. hoax bukan siy?

banyak-banyak berdoa yah. Gusti Allah, kula nyuwun pangapunten.....T_T

2 comments:

astri said...

iya nyam, kumaafkan dirimuh.. hihihiy.. *Hush!!!!*

tikabanget said...

hehehe..
wah.. susah emang kalo yang punya kuasa buat memperingatkan bencana lelet..