100% halal

bagaimana kalau suatu saat aku buka bisnis restoran dan memajang label besar di pintu masuk bertuliskan:
99,99% HALAL
kira-kira, kamu mau datang+makan di sana ga?

aku bukan ahli fiqih, tapi menurutku penulisan 100% HALAL itu berlebihan. kata Halal saja udah cukup kan? cmiiw, tapi Islam kenalnya Halal-Haram-Syubhat aja kan? dan yang diperintahkan untuk dimakan hanya yang halal+baik aja kan?

foto diambil tanpa izin dari sini

*posting yang tertunda 3 pekan setelah membayangkan resto memajang 50% Halal*

Comments

wongacid said…
siapa sih yang nolak masakannya mama niam. hahahahaha...
ibunyaima said…
Kalau nulisnya 100% bisa ngeles bahwa mereka nggak ngitung standard errornya.. :) Kalau nulisnya 99,99%, berarti udah cermat ngitung, dan sengaja menafikan yg 0,001%, hehehe...

Kesengajaan meneledorkan yg sepersekian persen ini kali yg bakal bikin orang gak makan ;)
nYam said…
@firza: hohoho...kamu belum pernah ngerasain aku racunin yah? siap-siap air kelapa muda yah

@Mbak Maya: jadi kalo beli menu X, musti ngitung lagi yah? abis geli aja seh. emang ada gitu 75% halal, 25% ga jelas?

*nasib tukang komplain*

Popular posts from this blog

MPASI Ankaa Bulan Pertama

RS Melati Husada

Ankaa Cacar Air