Tuesday, November 14, 2006

Panasonic Awards 2006


semalam, aku makan bareng Windx di food court Plangi. dia abis survei lokasi tes masuk perusahaan baru, jadi kami ketemuan lah di sana. skalian jemput gitu.

pas lagi enak-enak makan, kami disamperin mas-mas yang nawarin buat ikutan isi polling Panasonic Awards. well, Windx yang baikhatidantidaksombongsertarajinmenabung bilang OK, padahal dia ga punya TV he he he. jadi diputuskan, biodata pake punya Windx, sementara pollingnya aku yang isi. dan si mas-masnya pake bilang:
berhadiah 200 juta dibagi 100 pemenang
ya ya ya...bahasa marketing. apa susahnya bilang dua juta? ato ada pemenang satu, dua, tiga, dan hiburan jadi nominal hadiah beda-beda?

pas lihat pilihannya, aku bengong. aku ga ngeh dengan nama atau program acara yang dimasukkan sebagai pilihan. aku juga ga paham kriteria apa yang dipake untuk menetapkan orang atau acara itu sebagai nominator.

let's see...di bagian bawah lembar polling, ada logo MetroTV. jadi mustinya ada dong acara yang jadi salah satu nominator? eh di kategori berita, tak satu pun program berita MetroTV yang masuk. pilihannya hanyalah Buletin Siang (RCTI), Buser (SCTV bukan seh?), Liputan 6 Petang (SCTV), Seputar Indonesia (RCTI), dan Sergap (RCTI, kalo ga salah). cmiiw, Buser dan Sergap kan acara yang HANYA meliput kriminalitas. kok bisa masuk dalam kategori Berita? Metro Hari Ini, Metro Malam, dan program berita Metro TV lainnya mana? hellooo....ato kalo ga mau dari Metro TV, kan TPI ato ANTV juga punya.

apalagi ada satu kategori, Current Affairs yang pilihannya adalah Jelang Siang (kalo ga salah TransTV), Kejamnya Dunia (ada yang tahu nama stasiun TV nya?), Lacak (???), Sigi 30 Menit (Wimala?), dan Sidik Kasus. IMHO, Sergap dan Buser kan sejenis ama Lacak dkk. kenapa ga masuk di Current Affairs? apakah karena RCTI menetapkan Sergap sebagai berita?

trus di kategori Olahraga, Liga Djarum masuk dua kali, di ANTV dan TV7. ok deee....tapi F1? GP? dan Lensa Olahraga?

kalo kategori aktris, aktor, infotainment, sinetron, dkk, NO COMMENT. aku ga ngisi karena emang ga tahu apa yang harus kuisi. ga pernah nonton. ga pengen nonton.

sudahlah, abis baca ini dan tahu kalo masuk unggulan itu berdasarkan rating, aku angkat tangan. emang di Indonesia sistem rating udah teruji ya?

oia, hasil akhir pollingku? karena aku cuma ngisi tiga kategori (berita, olahraga, presenter berita), akhirnya si mas-mas yang ngasih lembar polling bilang gini:
ya udah Mbak, ntar Mbak isi biodata aja. biar saya yang ngisi pilihannya
hua ha ha ha....so much for "pilihan pemirsa"

8 comments:

Irma said...

Halah, ternyata gitu tho salah satu cara polling nya (atau sebagian besar kaya' gini?) Pantesan aja pemenangnya kadang suka yg aneh2 :)

nYam said...

@Mbak Irma: aku cuma ngisi 3 dari 22 kategori. jadi ya u know lah bakal kaya apa pemenangnya ntar ^_^

woro said...

bisa dimanipulasi dunk angketnya...

ddee said...

Wakaka...numpang lewat ya. Seru blognya.

Well, in e end, semua juga balik2nya ke Biz n Money doank hihi

*pizz

fath said...

mo gmn lg.inilah slh satu satu resiko kapitalisme.slama msh ada pasar,suatu program bakalan tetap eksis.walau penuh tambal-sulam dengan rekayasa.g da yg patut dsalahin(tho rasa salah dah tdk berasa lg......)

yanti said...

ya, buat apa ada polling, langsung aja pilih yang ratingnya tertinggi untuk dapet award :(

surti said...

Kejamnya dunia = TransTv :D
kayanya mah si mas2nya MGB tuh *Makan Gaji Buta*..eh gak juga deng, malah kerja extra yah, ngisi2in angket buat orang lain heheh

nYam said...

@Woro: bukan manipulasi lagi. kalo 10% responden kaya gw aja, itu errornya dah berapa tuh?

@ddee: duit gitu lo....

@Fath: sayangku cintaku, jam berapa ini? kamu komen jam 10 malem. kok masih keluyuran? kan lagi ujian

@Mbak Yanti: kan biar terkesan "pilihan pemirsa" dan menegaskan bahwa itu "selera pasar", bukan "selera produser"

@Surti: tinggal centang-centang urut kancing...