Friday, January 18, 2008

Konspirasi?

Aku ga terlalu paham sepakbola. Tapi haqqul yakin gol Mbamba itu sah, ga offside. Trus kenapa dianulir?

Iya Aremania salah karena ngamuk. Tapi tolong lihat juga gimana ga fair-nya kepemimpinan wasit. Seharusnya Arema dapat dua penalti. Kok ya ga dikasih?

Dan lagi, kok cepet amat ya kasih hukuman larangan menonton laga Arema tiga tahun? Kayanya memutuskan hukuman Persebaya dulu ga secepet itu deh. Dan jauh lebih lama ketimbang hukuman untuk Bonek, yang dengan ga tau malunya masih nawar minta keringanan. Kenapa buat bonek ada diskon hukuman?

Kabar dari temen di Malang, sepanjang jalan Aremania pulang ke Malang, lampu jalanan dimatikan dan bus mereka dilempari. Was it a trap? Dalam gelap dilempar, siapa yang bisa yakin bahwa perusak rumah warga adalah Aremania? Bisa jadi orang yang ga suka Aremania kan? Trus temen itu juga kasih tau, ada pemain Persiwa membocorkan bahwa sejak awal Arema dirancang untuk kalah. Dunno why.

Trus kenapa itu manajer Persiwa bisa bawa pestol, meski dengan alasan melindungi pemain? Kalo dia main dor sembarangan trus ada yang mati, paling juga bakal berdalih ini itu.

Wasit ga becus ga cuma di laga Arema-Persiwa. Gol Cristian Gonzales yang membuat skor akhir Persija-Persik 2-2 juga harusnya ga sah kan? Dia melanggar pemain Persija baru menyarangkan gol. Itu kelihatan sekali di rekaman gerak lambat. Dan pertandingan terhenti cukup lama, kenapa perpanjangan waktunya singkat sekali?

OK aku ngakuin Aremania salah, si pelatih Persija yang mau mukul wasit juga salah. Tapi alangkah baiknya kalo BLI dan PSSI juga introspeksi, ga melulu membela wasit yang kualitasnya patut dipertanyakan. Eugh, kenapa seeeh bukan Jimmy ato Purwanto yang jadi wasit, yang jelas-jelas bagus en tegas gitu.

Aremania, kalau memang harus dihukum, ya udah terima aja. Meski aku tahu pasti sangat ga enak terima hukuman dari organisasi yang ketua umumnya, si raigedheknurdinhalid, adalah orang hukuman. Ya kapan lagi jadi orang terhukum dan masih bisa menghukum orang lain.

Ini dalam otakku udah berputar teori konspirasi dari PSSI. Ga ditulis ah, ntar rumahku disamperin lagi he he he

note: ANTV, komentatormu kok aneh siy? plin plan kaliii....dan itu ngapain pendampingnya cewe pake baju seksi sekaleeee. kalo dibilang ga punya baju sporty, ga juga ah. toh presenter Lensa Olahraga bajunya mayan sopan. nonton bola kok dandan kaya mau pesta dansa.

1 comment:

Anang said...

wasit juga manusia.. diperlukan kearifan dari semua pihak untuk menyikapinya agar kejadian ini tak terulang lagi... wasit harus meningkatkan performa kepemimpinannya di lapangan hijau.. pemain harus menggalakkan semangat sportifitas... suporter harus menujukkan kedewasaaannya.. begitupula PSSI yang harus tegas... jadi semuanya saling berhubungan dan ada keterkaitan.... ada asap pasti ada api... masalahnya sekarang yang harus dicari adalah sumber apinya dari mana baru mulai menyiramnya.. maka pastilah asap dengan sendiri akan menghilang.... maju terus sepakbola indonesia...