Thursday, December 15, 2011

Tujuan dan Manfaat

Just wondering, apa sih manfaat aksi bakar diri Sondang?

Mungkin (sekali lagi: mungkin) aku bisa menangkap tujuannya, tapi nggak ngerti juga apa ada manfaat aksi bakar diri itu.

Bagi dirinya sendiri, yah dia mati karena luka bakar. Dan aku yakin itu sakit sekali. Lha kapan itu tanganku kena cipratan minyak panas aja suakit minta ampun, apalagi ini langsung kena api.

Bagi keluarganya, ga ada keluarga yang mau ditinggal anggotanya seperti itu. Belum lagi lulus kuliah, belum lagi bisa membalas jasa orangtua, eh meninggal. BTW, yang nanggung biaya pengobatan siapa ya? Hayo itu yang koar-koar menyatakan Sondang adalah pahlawan, tolong ya bayarin biaya RS. Bapak Sondang sopir taksi, dan tau sendiri berapa sih penghasilan sopir taksi.

Bagi teman-temannya? No comment deh kalo itu. 

Bagi bangsa ini, hmmm kayanya nggak deh kalo mendadak semua masalah bangsa bisa dipecahkan dengan satu aksi bakar diri.

Indonesia bukan cuma Jakarta. Kalau pandangan cuma diarahkan ke carut marut Jakarta (dengan semua intrik di dalamnya), kayanya memang bangsa ini ga terselamatkan lagi. Tapi coba lihat orang-orang yang melakukan aksi nyata untuk perbaikan. Coba lihat anak muda yang mau terjun ke pelosok lewat Indonesia Mengajar. Coba lihat orang-orang yang tetap kukuh mewariskan tradisi supaya tidak terlindas jaman. Bangsa ini masih punya harapan dan impian. Harapan dan impian yang tidak akan terwujud jika anak mudanya memilih membakar diri sebagai sarana ekspresi.

Satu tindakan kecil yang tampak sepele tapi membawa manfaat jelas lebih baik ketimbang tindakan yang (tampak) besar tapi tidak membawa manfaat bagi siapa pun juga. Bukankah manusia terbaik itu adalah yang paling bermanfaat bagi lingkungannya?

1 comment: