Monday, July 17, 2006

tetangga part 2

bapak, anakmu nyelonong masuk ke kebun tetangga. di sana ia merusak rumah pohon, menghancurkan bedeng bunga, dan menginjak tunas tanaman. saat tetangga memarahi anak itu, kamu marah. kamu lontarkan batu-batu hingga genteng atap rumah tetanggamu rusak berat. kamu cemari sumurnya hingga mereka kesulitan mendapat air bersih. kamu blokade jalan masuk mobilnya hingga istri tetanggamu tak bisa belanja. kamu putuskan kabel aliran listrik hingga mereka harus puas dengan nyala lilin.

tak puas dengan itu, kamu rusak juga rumah tetangga lain yang kamu kira mendukung penahanan anakmu. kamu bunuh anak-anak tetanggamu atas nama: bebaskan anakku!!!

ah ah ah.....kalau begitu sikapmu bertetangga, memang sebaiknya kamu dihapus dari peta kompleks dunia. lagian kamu mendapat rumahmu dengan cara menyerobot lahan orang lain.

dan aku heran, bagaimana mungkin (yang mengaku) hansip kompleks membelamu? seharusnya dia diganti saja. mungkin lain kali dia harus tinggal bersisian denganmu. tapi sudahlah, pak RT kita saja diam toh?

bertetangga memang tak pernah mudah. tapi bertetangga denganmu, selain tak mudah, juga membahayakan.

2 comments:

Nurul said...

untung kita ga tetanggaan ama si bapak ya? Alhamdulillah..kita bisa bantu apa ni buat tetangganya si bapak?

wadehel said...

Makanya.... Ayo dukung Pasukan Bom Jihad Palestina!!!