Thursday, November 09, 2006

sudahlah

sebenernya malas komentar. toh komentar bapak ini juga sudah cukup mewakili.

vonis 15 tahun.

diskon jadi 10 tahun.

diskon khusus 3 tahun.

total harus mendekam 7 tahun kan?

2002 masih di Cipinang. 2006 sudah di Menteng lagi. itu kan baru empat tahun? mustinya tiga tahun lagi baru dia bisa jalan-jalan. kronologi bisa dibaca di sini. (tempo nomer 37/XXXV/06 - 12 November 2006)

sementara krucil harus mendekam sampai mati, sang bos bisa melenggang kangkung. ini Indonesia, nYam. nyawamu dinilai berdasarkan siapa bapakmu dan sebanyak apa duitmu.

ah ya, jangan pernah lupa kalo orang Indonesia itu gila diskon. makin kaya, makin gila diskonnya. dan lagi melihat tindak-tanduk sesepuh Departemen Hukum dan HAM kita, rasanya wajar kalau bocah jelek alias manusia gagal ini bisa liburan gratis di penjara dengan biaya negara.

dan setelah dia bebas, rakyat masih diharapkan percaya hukum? maaf, aku tidak setolol itu.

1 comment:

MaIDeN said...

Masalahnya, bukan percaya nggak percaya .. tapi kalau sudah menyangkut urusan perut hmmm ...