Thursday, February 05, 2009

Takjub

Kejadian I:
Aku lagi buka buku abjad asal-asalan sama Ankaa. Sambil ndongeng ngalor ngidul ga jelas.

Aku: "Yuk cari gambar kucing. Mana ya kucing si pus?"
Ankaa: *nunjuk kucing*
Aku: "Pinter. Kucingnya lagi ngapain ya?"
Ankaa: *tau-tau ambil buku Johnny Tikus Kota, cari halaman yang ada gambar Timmy Willie lagi makan sama Johnny*
Aku: "Oh kucingnya mau kejar tikus?"
Ankaa: "Hu uh"

Aku takjub. Padahal udah lama banget aku ga bacain buku Johnny itu. Apalagi Ankaa biasanya lebih suka dibacain Jemima. Dia kan lagi suka bebek. Kok dia tau ya kucing kejar tikus? Padahal kucing kampung kan takut ama tikus Jakarta yang segede gaban itu. Kapan dia liatnya coba?

Kejadian II:
Masih di buku abjad
Aku: "Ayo mana adik bayi?"
Ankaa: *tunjuk gambar bayi*
Aku: "Pinter. Kalau baju mana ya?"
Ankaa: *narik bajunya sendiri*
Aku: "Iya itu baju Ankaa. Sekarang kalo bibir mana?"
Ankaa: *pegang pipi dengan gaya sok imut*
Aku: "Itu pipi sayang. Bibir tuh yang ini nih. Sekarang cari gambar bantal yuk"
Ankaa: *langsung ngegabruk ke bantal supergede punya Fath dan langsung tiduran di sana*

Gubrak.


Kejadian III:
Kami buka ensiklopedia boongan itu. Pas halaman yang ada kliping Pterodactyl.
Aku: "Ini Pterodactyl. Dinosaurus yang bisa terbang. Kaya burung yah?"
Ankaa: *tangannya langsung dikepak-kepakkan*
Aku: "Iyah, kaya burung bisa terbang"
Ankaa: *ambil Franklin Berbohong, di halaman depan ada gambar kupu-kupu. langsung dituding. abis itu tuding keluar jendela, kali-kali ada kupu-kupu lewat. biasanya ada sih, di dekat pohon jambu*
Aku: "Oh iya, burung dan kupu-kupu bisa terbang. Sama-sama punya sayap. Yang nggak bisa terbang itu penguin sama burung unta"
Ankaa: *nuding gambar penguin di celananya*
Aku: "Iya, celana Ankaa bagus ya, ada gambar penguin hitam putih"

Speechless.

Iya mungkin Ankaa belum bisa bicara selancar anak lain. Seringnya masih ah uh ah uh. Tapi kalo ngeliat nalarnya udah jalan kaya gitu, kayanya aku harus siap-siap dengan berondongan pertanyaan tanpa henti begitu dia bisa lancar bicara.

Nak Nduk Sayangku Ankaa, tiap hari, selalu ada hal yang membuat kami makin bangga sama kamu.

2 comments:

Nana said...

Subhanallah, Ankaa pinteeeeeerrr... :)
ayo tanya yang lebih susah lagi ke bunda, nak.. :D

emaknye Fee said...

sabar Ummi, tiap anak itu punya keistimewaan yg berbeda2..jgn pernah ngeliat anak orang trus ngebandingin, karena cuma bikin sutris & kita jadi 'terlewat' betapa anak kita punya hal lebih lain yg anak orang ngga punya..